Langsung ke konten utama

[Apa Kamu Yakin Punya Kesempatan Kedua?]

Saat ini memang susah untuk merasa lebih peduli dengan orang lain. Tapi, apakah kamu yakin kamu bisa memulainya?
Apakah kamu yakin masih berada di dunia ini esok hari?
Peduli terhadap lingkungan, mungkin hal itu sepele tapi sangat berarti bagi orang yang sangat membutuhkan bantuanmu, saat itu.

Terkadang kita lupa untuk berpikir bahwa banyak orang lain yang peduli terhadap kita, dan nyatanya kita biarkan begitu saja. Apalagi ketika orang lain memerlukan bantuan kita, sedangkan peduli terhadap diri sendiri aja susah, kalau bukan karna situasi terancam kita tidak akan melakukannya, apakah itu benar?

Peduli bukanlah perkara yang mudah, bukan juga perkara siapa yang harus melakukannya.

Peduli merupakan tugas kita, untuk saling membantu sesama. Kalau bukan sekarang kapan lagi?

semoga video ini bisa menyadarkan kita semua. Karena dengan dimulai kita, dan mulailah berkontribusi merubah dunia.

Ketika kita berhenti peduli, disaat itulah seharusnya kita mulai khawatir dengan diri kita.






Komentar

Postingan populer dari blog ini

[TIDAK DISANGKA]

"Aduhh, gue ga mood banget hari ini. Sorry ya""Kok hidup gue muter-muter disini aja ya?" "Ga bakalan ada yg ngerti gue jugaan, haha... Udh deh, ga ada harapan bagi gue untuk meneruskan hidup."  -End of the line- Siklus ini sering kali menghantui mahasiswa. Apalagi mahasiswa tingkat akhir, haha. Mungkin udh pada merasa jenuh dgn kegiatan organisasi, akademik, dan kesibukan yang itu-itu aja. Seperti merasa roda kehidupan selalu berada di bawah, tak berputar ke atas. Namun, hal-hal tersebut sebaiknya jangan dianggap sepele. Bisa jadi hal tersebut adalah tanda awal depresi.  Depresi bisa bersifat life-threatening yang berujung pada bunuh diri. Kemudian, muncul sebuah pertanyaan.  "Apakah depresi akan selalu terlihat demikian?" Belum tentu. Bisa jadi kenyataannya sangat bertolak belakang. Teman kita yang selalu tampak riang. Apakah bisa mengalami depresi? Bisa jadi. Teman kita yang selalu menyapa kedatangan kita. Apakah mungkin sedang depresi? Bisa ja...