Langsung ke konten utama

Pesan dari Najwa Shihab

Najwa Shihab, “Adik-adik remaja sekalian, jika kalian masih bercita-cita jadi PNS, biar besok2 hidup terjamin sampai tua, maka itu cita-cita generasi luama sekali, orang tua kita dulu, SMA angkatan 70-80 mungkin masih begitu. 
Jika kalian bercita-cita jadi karyawan BUMN, biar gaji bagus, pensiun ada, besar pula, maka itu juga generasi lama, paman-paman, tante-tante kita dulu, SMA angkatan 90-an, itu cita-citanya. 

Jika kalian bercita-cita jadi karyawan multi nasional company, perusahaan swasta besar, biar bisa tugas di luar negeri, tunjangan dollar, itu juga cita-cita kakak-kakak kita dulu, yang SMA angkatan 2000-an.

Kalian adalah generasi berbeda..Kalian adalah yang SMP, SMA, atau kuliah di tahun 2010 ke atas. Seharusnya kalian tidak bercita-cita seperti itu lagi. Kalian adalah warga negara dunia, tersambung dengan seluruh sudut dunia. 

Apa cita-cita kalian?

Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi pekerjaan bebas, dan pekerjaan2 yang menakjubkan lainnya. Kalian menonton film seperti Iron Man, Avengers, Minion, maka besok2 giliran film kalian yang ditonton orang. 

Kalian jadi konsumen Burger King, KFC, dll, maka besok-besok giliran orang lain yang jadi konsumen franchise milik kalian. Hari ini kalian memakai baju, pakaian buatan orang lain, besok-besok giliran orang lain yang pakai baju kalian. 

Hari ini kalian berobat ke rumah sakit, besok2 giliran orang yang berobat di klinik dengan sistem dan cara berbeda milik kalian.

Itulah dunia kalian..Masa depan..
Jangan mau hanya jadi pengikut, follower, tapi berdiri di depan, giliran orang lain yang mengikuti dan mendengarkan trend yg kita buat. Maka bila saat itu tiba, kita bisa benar2-benar bilang : Merdeka!!

Ayolah, lupakan sejenak bekerja jadi PNS, karyawan BUMN, atau karyawan swasta, masuk pagi, pulang malam. 30-40 tahun bekerja, pensiun. Itu sudah terlalu banyak orang yang melakukannya, masa’ kita akan ikut jalan serupa, saatnya kalian memulai jalan berbeda. 

Jangan takut dengan kegagalan, jangan takut dengan tidak punya pekerjaan, menganggur, dll, dll. Sepanjang kita memang sungguh2, tahan banting, kita bisa menjadi yang terbaik di bidang yang kita geluti. 

Setinggi apapun jabatan kalian, jika masih PNS, karyawan BUMN, karyawan swasta, maka sejatinya tetap saja suruhan orang lain. Punya atasan, dan hidup kita laksana siklus dari bulan ke bulan, gajian ke gajian. 

Asyik duduk di belakang meja, lamat-lamat menatap media sosial, komen ini, komen itu, dan sebagainya, dan sebagainya. Tapi tetap saja begitu-begitu saja hidup kita. 

Tidak, adik-adik sekalian, hidup kalian bisa lebih berwarna. Kalian bisa jadi apa saja. 

Jangan buat sempit cita-cita, mimpi-mimpi kalian. Generasi kalian seharusnya tidak terikat waktu, tidak korupsi waktu, sebaliknya, kalian bebas dan fleksibel menentukan jam kerja sendiri.

Yakinlah, besok lusa, karya kalian akan menaklukkan kota-kota jauh, bahkan negara-negara jauh. Besok lusa, profesi kalian akan memiliki reputasi hingga pulau-pulau seberang, benua-benua luar. 

Kalian bukan lagi generasi yang bahkan naik pesawat saja mahal dan susah. Atau mau berkirim kabar harus memakai telegram dan pager. Sambutlah masa depan kalian yang gemilang. 

Jadilah pekerja kreatif, wiraswasta, profesi2 penuh passion dan suka-cita. Itulah panggilan generasi kalian. Dan saat kalian bisa menggapainya, kalian bisa berteriak sekencang mungkin: Merdeka! Karena hidup kalian sungguh sudah merdeka. 

Mulailah dari sekarang, remaja. Cari hobi dan aktivitas bermanfaat. Tekuni. Besok-besok kalian menjadi master di bidang tersebut. 

Maka kita tidak lagi bicara tentang besok pagi2 berangkat kerja, sore2 pulang nanti macet, aduh, besok sudah Senin lagi, melainkan bicara: besok saya akan menginspirasi siapa, nanti sore saya akan mengubah apa, dan besok Senin saya akan meluncurkan karya apa lagi.”



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syahadatain

Syahadat adalah salah satu rukun Islam. Sebaik apapun seseorang, jika tidak bersyahadat, maka bukanlah seorang muslim. Dan seburuk apapun seseorang, jika ia bersyahadat, maka dia seorang muslim.  Syahadat itu pintu seseorang bisa dikatakan muslim atau kafir. Syahadat itu bisa berlaku berdasarkan apa yang diucapkan dalam lisannya. Namun jika seseorang terkendala keterbatasan fisik, maka isyarat tubuhnya diperbolehkan sebagai tanda dia telah bersyahadat.  Syahadat itu bermakna pengakuan.  Makna 'asyhadu': 1. Pengumuman/ikrar Ikrar biasanya diucapkan lewat kata kata. Dalam banyak hal, segala sesuatu berasal dari kata kata termasuk syahadat. Maka kata kata itu mampu menjadi sebab perubahan sesuatu, termasuk sesuatu yg bersifat penting 2.Konsekuensi syahadat adalah mematuhi perintah Allah dan menjauhi laranganNya 3. Syahadat juga bermakna sumpah. Kita sebagai seorang muslim hanya diperbolehkan bersumpah atas nama Allah, tidak boleh bersumpah dengan nama makhluk. Karena yang bo...

[NYUWUN PANGESTU PAK BUK]

Kesuksesan adalah salah satu hal yang pasti diharapkan oleh setiap manusia. Dalam proses untuk meraih kesuksesan ini manusia rela untuk melakukan apapun dan rela untuk melakukan berbagai pengorbanan. Tapi... yang perlu diketahui adalah kunci untuk kesuksesan bukanlah berasal dari kekuatan atau kecerdasan yang dimiliki oleh manusia melainkan ridho dari Allah... dan... untuk meraih ridho Allah ada satu yang harus kita peroleh terlebih dahulu yaitu ridho kedua orang tua. Terkadang manusia ketika sudah fokus dengan tujuannya akan lupa dengan orang tuanya. Padahal hal ini merupakan sebuah kesalahan besar karna kita sudah lupa dengan orang tua kita saat berproses untuk meraih kesuksesan, maka kesuksesan itu sendiri hanyalah akan menjadi sebuah khayalan. Oleh karna itu, jangan lupa dengan orang tua kita ya... sesibuk apapun kita sempatkanlah untuk menghubungi orang tua kita karna doa dan ridho orang tua adalah kunci kesuksesan dan kebahagiaan kita di masa depan kelak. Hayoo... yang mau ujian....

Yang Sering Ngaret Janjian, Baca 8 Tips Ini! Besok Bakal Tepat Waktu Deh

Nah, maka dari itu, berikut ini adalah 8 tips yang akan sangat membantu Anda, yang bisa membuat Anda yang tadinya tukang terlambat, menjadi ahlinya on-time! 1. Tulis Daftar Apa Saja yang Anda Butuhkan! Tulis! Anda sering menghabiskan banyak waktu buat mencari-cari sesuatu atau beberapa barang yang mau Anda bawa? Ntah dimana terakhir kali Anda meletakkannya gitu, padahal ketika sedang tidak dibutuhkan, banyak berserakan. Bahkan, Anda juga kerap mengingat-ingat apa lagi yang sekiranya lupa dibawa, ketika di depan pintu Rumah? Kenapa Anda bisa begitu, bisa jadi karena Anda tidak punya aturan tertulisnya dari awal. Lain halnya kalau Anda punya daftarnya, yang sudah Anda buat dari jauh-jauh hari. Jadi, sebelum Anda berangkat, Anda bisa tahu betul (bukan cuman perasaan dan prasangka) barang-barang apa saja yang harus Anda bawa. Dan kalau sudah terbawa, bisa Anda centang check list di daftar yang Anda buat sebelumnya. Lebih bagus lagi kalau Anda punya buku catatan khusus. Ntah itu dalam bentu...