Langsung ke konten utama

Taubatku, Tanpa Tapi Tanpa Nanti

Ketika kita melakukan dosa, entah di malam hari, sendirian, diam-diam. Tahukah bahwa Allah subhanahu wata’ala senantiasa berbisik kepada Malaikat yang mencatat “Janganlah engkau catat terlebih dahulu, mungkin esok hari ia akan bertaubat. Dan janganlah engkau memberitahukan hal ini kepada Malaikat yang lain.”

Aib-aib kita senantiasa ditutup-tutupi oleh Allah, bahkan kita selalu diberi kesempatan untuk bertaubat. Selalu. Dan sadarkah kita bahwa disaat kita bertaubat dan melakukan suatu hal yang baik, maka Allah subhanahu wata’ala akan mengabarkan kepada para Malaikat, “Wahai para Malaikat, lihatlah hamba-Ku itu, ia bertaubat.”

Masalah, ujian, bahkan musibah yang kita hadapi adalah salah satu wujud kasih sayang-Nya terhadap kita. Allah ingin kita lekas bertaubat dan menghadap-Nya seraya menangis, begitulah langkah yang bisa kita tempuh untuk mendapat pengampunan-Nya atas segala dosa kita. Kemudian Allah subhanahu wata’ala akan menyambut kita dengan penuh kasih sayang.

“Datang kesinilah, wahai Hamba-hamba Ku,”

Allahu akbar, masyaAllah. Lalu ketika kita sakit menjelang kematian, kita bersungguh-sungguh dalam bertaubat di setiap sujud kita. Kita menyesal, kita mohon ampun atas dosa-dosa kita. Maka Allah menyambut kita seolah-olah merengkuh kita dalam dekapan kasih sayang-Nya.

“.... Hai anak adam, seandainya dosa-dosamu mencapai ketinggian langit, kemudian kalian memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni semua dosa yang telah kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak adam, seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian kalian datang kepada-Ku tanpa mempersekutukan Aku dengan sesuatupun, niscaya Aku akan datang dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (HR. At-Tirmidzi)

Bersujudlah, memohon ampunlah kepada-Nya. Jangan tunda taubatmu. Yakinlah bahwa Allah Maha Penerima Taubat


Sumber : Ustadz Hanan Attaki, Lc



Komentar

Postingan populer dari blog ini

Syahadatain

Syahadat adalah salah satu rukun Islam. Sebaik apapun seseorang, jika tidak bersyahadat, maka bukanlah seorang muslim. Dan seburuk apapun seseorang, jika ia bersyahadat, maka dia seorang muslim.  Syahadat itu pintu seseorang bisa dikatakan muslim atau kafir. Syahadat itu bisa berlaku berdasarkan apa yang diucapkan dalam lisannya. Namun jika seseorang terkendala keterbatasan fisik, maka isyarat tubuhnya diperbolehkan sebagai tanda dia telah bersyahadat.  Syahadat itu bermakna pengakuan.  Makna 'asyhadu': 1. Pengumuman/ikrar Ikrar biasanya diucapkan lewat kata kata. Dalam banyak hal, segala sesuatu berasal dari kata kata termasuk syahadat. Maka kata kata itu mampu menjadi sebab perubahan sesuatu, termasuk sesuatu yg bersifat penting 2.Konsekuensi syahadat adalah mematuhi perintah Allah dan menjauhi laranganNya 3. Syahadat juga bermakna sumpah. Kita sebagai seorang muslim hanya diperbolehkan bersumpah atas nama Allah, tidak boleh bersumpah dengan nama makhluk. Karena yang bo...

[NYUWUN PANGESTU PAK BUK]

Kesuksesan adalah salah satu hal yang pasti diharapkan oleh setiap manusia. Dalam proses untuk meraih kesuksesan ini manusia rela untuk melakukan apapun dan rela untuk melakukan berbagai pengorbanan. Tapi... yang perlu diketahui adalah kunci untuk kesuksesan bukanlah berasal dari kekuatan atau kecerdasan yang dimiliki oleh manusia melainkan ridho dari Allah... dan... untuk meraih ridho Allah ada satu yang harus kita peroleh terlebih dahulu yaitu ridho kedua orang tua. Terkadang manusia ketika sudah fokus dengan tujuannya akan lupa dengan orang tuanya. Padahal hal ini merupakan sebuah kesalahan besar karna kita sudah lupa dengan orang tua kita saat berproses untuk meraih kesuksesan, maka kesuksesan itu sendiri hanyalah akan menjadi sebuah khayalan. Oleh karna itu, jangan lupa dengan orang tua kita ya... sesibuk apapun kita sempatkanlah untuk menghubungi orang tua kita karna doa dan ridho orang tua adalah kunci kesuksesan dan kebahagiaan kita di masa depan kelak. Hayoo... yang mau ujian....

Yang Sering Ngaret Janjian, Baca 8 Tips Ini! Besok Bakal Tepat Waktu Deh

Nah, maka dari itu, berikut ini adalah 8 tips yang akan sangat membantu Anda, yang bisa membuat Anda yang tadinya tukang terlambat, menjadi ahlinya on-time! 1. Tulis Daftar Apa Saja yang Anda Butuhkan! Tulis! Anda sering menghabiskan banyak waktu buat mencari-cari sesuatu atau beberapa barang yang mau Anda bawa? Ntah dimana terakhir kali Anda meletakkannya gitu, padahal ketika sedang tidak dibutuhkan, banyak berserakan. Bahkan, Anda juga kerap mengingat-ingat apa lagi yang sekiranya lupa dibawa, ketika di depan pintu Rumah? Kenapa Anda bisa begitu, bisa jadi karena Anda tidak punya aturan tertulisnya dari awal. Lain halnya kalau Anda punya daftarnya, yang sudah Anda buat dari jauh-jauh hari. Jadi, sebelum Anda berangkat, Anda bisa tahu betul (bukan cuman perasaan dan prasangka) barang-barang apa saja yang harus Anda bawa. Dan kalau sudah terbawa, bisa Anda centang check list di daftar yang Anda buat sebelumnya. Lebih bagus lagi kalau Anda punya buku catatan khusus. Ntah itu dalam bentu...