Ketika kita melakukan dosa, entah di malam hari, sendirian, diam-diam. Tahukah bahwa Allah subhanahu wata’ala senantiasa berbisik kepada Malaikat yang mencatat “Janganlah engkau catat terlebih dahulu, mungkin esok hari ia akan bertaubat. Dan janganlah engkau memberitahukan hal ini kepada Malaikat yang lain.”
Aib-aib kita senantiasa ditutup-tutupi oleh Allah, bahkan kita selalu diberi kesempatan untuk bertaubat. Selalu. Dan sadarkah kita bahwa disaat kita bertaubat dan melakukan suatu hal yang baik, maka Allah subhanahu wata’ala akan mengabarkan kepada para Malaikat, “Wahai para Malaikat, lihatlah hamba-Ku itu, ia bertaubat.”
Masalah, ujian, bahkan musibah yang kita hadapi adalah salah satu wujud kasih sayang-Nya terhadap kita. Allah ingin kita lekas bertaubat dan menghadap-Nya seraya menangis, begitulah langkah yang bisa kita tempuh untuk mendapat pengampunan-Nya atas segala dosa kita. Kemudian Allah subhanahu wata’ala akan menyambut kita dengan penuh kasih sayang.
“Datang kesinilah, wahai Hamba-hamba Ku,”
Allahu akbar, masyaAllah. Lalu ketika kita sakit menjelang kematian, kita bersungguh-sungguh dalam bertaubat di setiap sujud kita. Kita menyesal, kita mohon ampun atas dosa-dosa kita. Maka Allah menyambut kita seolah-olah merengkuh kita dalam dekapan kasih sayang-Nya.
“.... Hai anak adam, seandainya dosa-dosamu mencapai ketinggian langit, kemudian kalian memohon ampun kepada-Ku, niscaya Aku akan mengampuni semua dosa yang telah kalian lakukan tanpa Kupedulikan. Hai anak adam, seandainya kalian datang kepada-Ku dengan membawa dosa-dosa sepenuh bumi, kemudian kalian datang kepada-Ku tanpa mempersekutukan Aku dengan sesuatupun, niscaya Aku akan datang dengan membawa ampunan sepenuh bumi.” (HR. At-Tirmidzi)
Bersujudlah, memohon ampunlah kepada-Nya. Jangan tunda taubatmu. Yakinlah bahwa Allah Maha Penerima Taubat
Sumber : Ustadz Hanan Attaki, Lc

Komentar
Posting Komentar